Abu
Ali Husein bin Abdillah bin Hasan bin Ali bin Sina, ltulah nama panjang Ibnu
Sina. Namun tentu saja tidak semua orang mengenai atau menghapalnya. Ibnu Sina
atau Aviciena Iahir pada tahun 370 hijriyah di sebuah desa bernama Khormeisan dekat
Bukhara.
Dalam
Islam, nama merupakan doa, nama juga mesti dikaitkan dengan garis keturunan
yang jelas dari pihak ayah. lnilah hal yang nampaknya'fidak lagi terjaga.
Dengan runutan atau garis keturunan yang jelas memberi pengaruh pada kejelasan
pendidikan, pengasuhan serta penafkahkan yang jelas puia. Bila kita perhatikan
dari nama ABU ALI HUSEIN BIN ABDILLAH BIN HASAN BIN ALI BIN SINA, berarti:
-
Abu Ali Husein adalah nama "sebenar"nya Ibnu Sina
-
Abdillah adalah nama ayah Ibnu Sina
-
Hasan adalah nama kakek Ibnu Sina
-
Sina adalah nama kakek buyut Ibnu Sina
Menarik bukan? Namun ternyata ada hal menarik Iainya yaitu ketika Ibnu Sina di Eropa di kenal menjadi Avicenna. Konon, banyak ilmuwan maupun orang filsuf dari jaman kejayaan Islam yang harus berubah namanya menjadi nama Eropa atau barat. Seperti halnya lbnu Sina yang berubah menjadi Avicenna atau Avest. Dan, karena kecemerlangannya dalam dunia kedokteran hingga namanya digunakan dalam bahasa internasional "Sains" (menurut ejaan inggris) yang artinya pengetahuan. (id.answers.yahoo.com/question/index?qid).
Namun,
entah benar atau salah terkait informasi tersebut, yang pasti dan yang jelas
memang lbnu Sina diakui kecemerlangan dan kontribusinya untuk dunia ilmu
pengetahuan. Semoga nama kitapun menjadi nama yang "unik" dan nama
yang "harum" bukan saja di kalangan penduduk bumi tapi juga di
kalangan penduduk langit. Amiiin. Semoga kita terinspirasi dengan
"Keunikan di Balik Nama lbnu Sina".
Sumber
: Indira S Rahmawaty, S.IP.,M.AG. 2009.Ibnu Sina: Tokoh Islam, Master
Kedokteran Dunia.CV Media Mutiara Salim
Related Post:
0 komentar:
Post a Comment